STIKKU JALIN KERJASAMA DENGAN PEMERINTAHAN KOTA BANJAR

[stikku.ac.id] – Di bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah, STIKes Kuningan terus meluaskan jaringan kerjasamanya dengan berbagai stakeholder dan mitra kerjasama salah satunya dengan Pemerintahan Kota Banjar Jawa Barat. Kerjasama dilakukan atas dasar saling membutuhkan demi...

WEBINAR PAKAR #9 MENGUPAS TUNTAS MENGENAI TERAPI PREVENTIF TUBERCULOSIS (TBC) UNTUK MENYELAMATKAN MASA DEPAN ANAK DAN REMAJA INDONESIA

[stikku.ac.id] – Tuberkulosis paru yang sering dikenal dengan TBC paru disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis (M. tuberculosis) dan termasuk penyakit menular. TBC paru mudah menginfeksi pengidap HIV AIDS, orang dengan status gizi buruk dan dipengaruhi oleh daya...

WEBINAR PAKAR #8 MENGUPAS INOVASI DAN MUTU DI BIDANG PELAYANAN KESEHATAN YANG EFEKTIF PADA MASA PANDEMI COVID-19

[stikku.ac.id] – Tujuan bangsa Indonesia sebagaimana yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea 4 adalah untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa....

Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (PILMAPRES) STIKKU Tahun 2021

Dalam rangka mendorong mahasiswa dalam pencapaian prestasi akademik dan non akademik, maka Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan (STIKKU) menyelenggarakan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (PILMAPRES) tahun 2021. Kepada seluruh mahasiswa yang beminat mengikuti...

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kampus Terpadu Yayasan Pendidikan Bhakti Husada Kuningan (YPBHK)  

[stikku.ac.id] – Kamis (18\03) lalu, dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampus Terpadu Yayasan Pendidikan Bhakti Husada Kuningan (YPBHK) di daerah Cirebon. YPBHK yang saat ini genap berusia 14 tahun terus melakukan berbagai terobosan inovatif dan memperluas...

Pengumuman Hasil Seleksi Masuk STIKKU Gel. I Tahun Akademik 2021/2022

Berdasarkan hasil Rapat Kelulusan Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2021/2022 dengan pimpinan STIKes Kuningan pada tanggal 2 Maret 2021, dan setelah melewati Tes Tulis, Tes Kesehatan & Wawancara pada tanggal 27 Februari 2021, maka telah ditetapkan...

STIKKU KAMPUS PERTAMA DI KUNINGAN TERIMA SERTIFIKAT STANDARISASI SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN

[stikku.ac.id] – STIKes Kuningan melalui program studi Ilmu Kesehatan Masyarakat telah melaksanakan kerjasama dengan UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Kuningan yang diimplentasikan dalam berbagi program kerja dan kegiatan kemahasiswaan. Salah satu kegiatan dengan UPT...

WEBINAR PAKAR #7 MENGUPAS TUNTAS TIPS AGAR KESEHATAN IBU HAMIL DAN NIFAS TETAP OPTIMAL PADA MASA PANDEMI BERBASIS NON-FARMAKOLOGI

[stikku.ac.id] – Coronavirus disease (Covid-19) yang ditemukan pertama kali di Wuhan dengan sebutan novel coronavirus 2019 (2019-nCoV) yang disebabkan oleh virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2). Di Indonesia angka morbiditas dan mortalitas...

KULIAH PAKAR PRODI KEBIDANAN “MENUJU BIDAN PROFESIONAL YANG INOVATIF DAN RELIGIUS”

[stikku.ac.id] – STIKes Kuningan kembali melaksanakan kegiatan rutin kuliah pakar untuk prodi D3 kebidanan, S1 Kebidanan dan Profesi Bidan Tahun Akademik 2020-2021 pada hari senin dengan tema “Menuju Bidan Profesional yang Inovatif dan Religius” (1/3). Kegiatan ini...

PENGMAS MAHASISWA PROGRAM MAGISTER KESEHATAN MASYARAKAT STIKKU DI NAGARAWANGI SUMEDANG MELALUI PENINGKATAN PERILAKU CTPS

[stikku.ac.id] – Mahasiswa dan Dosen Pasca Sarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) STIKes Kuningan melakukan Program Pengabdian Masyarakat  dalam sosialisasi dan pemberian masker, sarana cuci tangan dalam upaya pencegahan stunting, covid-19 dan penyakit lainnya...

Aturan Umum Penggunaan Laboratorium

  1. Laboratorium digunakan untuk kepentingan pembelajaran praktik, kecuali bila ada keperluan insidentil atas koordinasi dengan pengelola laboratorium. Laboratorium dapat digunakan untuk kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat setelah berkoordinasi dengan pengelola laboratorium.
  2. Pengguna laboratorium wajib mematuhi aturan-aturan yang telah ditetapkan dan berlaku di lingkungan laboratorium
  3. Penggunaan laboratorium dapat digunakan pada jam kerja dari pukul 08.00 s/d 16.00 WIB atau sesuai dengan jadwal praktikum.

 

Tata Tertib di Laboratorium

  1. Pihak yang tidak berkepentingan tidak diperkenankan masuk
  2. Berpakaian rapi dan sopan sesuai dengan ketentuan akademik
  3. Pengguna laboratorium tidak diperkenankan makan dan minum di dalam laboratorium
  4. Penggunaan ruangan agar sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan
  5. Bila terdapat masalah, segera lapor kepada petugas atau penanggung jawab
  6. Setelah selesai praktik, alat-alat segera dikembalikan ke tempatnya dalam keadaan baik dan bersih
  7. Sebelum meninggalkan laboratorium, rapikan tempat tidur serta mematikan kran air, lampu, AC/kipas angin, menutup tirai/jendela serta mengunci pintu
  8. Tidak diperkenankan tidur di laboratorium, kecuali yang sakit dan memberi tahu dengan melapor kepada petugas laboratorium
  9. Memelihara alat bantu belajar, seperti phantom/manikin/peralatan lain dengan baik, tidak mencoret-coret, atau tindakan lainnya yang dapat merusak fungsi alat bantu belajar
  10. Jika terdapat alat yang pecah/rusak/hilang, maka alat tersebut harus diganti dengan alat yang sama
  11. Bagi mahasiswa yang akan menggunakan laboratorium diluar jam kerja harus mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada petugas laboratorium satu hari sebelumnya (hari kerja) 

Tata Tertib Peminjaman Alat

1. Pengajuan peminjaman alat dilakukan minimal 1 hari sebelum praktik laboratorium
2. Mencatat daftar alat yang akan dipinjam di buku peminjaman alat laboratorium.
3. Alat yang rusak/pecah/hilang akibat kelalaian dari peminjam harus diganti dengan alat yang sama
4. Dilarang mengambil sendiri tanpa izin dari petugas laboratorium
5. Alat dikembalikan paling lambat 1 (satu) hari setelah tanggal peminjaman kecuali jika alat dipakai untuk praktik diluar jam boleh lebih dari 1 (satu) hari dengan seizin petugas laboratorium.

Ketentuan Bagi Mahasiswa Praktik Mandiri

Setelah selesai praktikum, laboratorium agar dikunci kembali dan segera dikembalikan kepada petugas laboratorium atau penanggung jawab laboratorium atau ke satuan keamanan (tidak diperkenankan dibawa pulang)